Ketua DKM se Purwakarta Ikrar Tolak Politisasi Masjid

Ketua DKM se Purwakarta Ikrar Tolak Politisasi Masjid

PURWAKARTA(Panwaslu) – Para Ketua Dewan Keluarga Masjid (DKM) se Purwakarta berikrar menyatakan sikap menolak aksi politisasi masjid.

Deklarasi dipimpin Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Purwakarta H Miftah Rahmat disaksikan Ketua Bawaslu Jawa Barat, Drs Harminus Koto, M.Ikom, dan Ketua serta anggota Panwaslu Kab Purwakarta.

“Menolak Masjid Dijadikan Tempat Kampanye,” seru H Miftah Rahmat, diikuti peserta di aula Grand Situ Buleud Purwakarta, Kamis 1 Maret 2018.

Deklarasi dilaksanakan usai acara sosialisasi Pengawasan Partisipatif oleh Panwaslu Kabupaten Purwakarta bersama Kementrian Agama Kabupaten Purwakarta. Hadir sebagai pembicara Ketua KPU Purwakarta, Ramlan Maulana, Kepala Kemenag H Tedi A Junaedi, Ketua DMI, serta dari Polres Purwakarta.

Ketua Panwaslu Kabupaten Purwakarta, Oyang Este Binos, S.Fil.I merespon baik apa yang dideklarasikan para pengelola masjid. Sebab menurutnya, dalam tahapan Pilkada, masjid harus steril dari aktifitas kampanye. Menjadikan masjid sebagai tempat kampanye merupakan pelanggaran pemilu.

“Ya, masjid termasuk area yang harus bersih dari aktifitas kampanye. Tidak boleh kampanye di masjid,” tegas Binos.

Menurutnya, Pasal 68 PKPU 4/2017 Tentang Kampanye menyebut tempat ibadah, khususnya mesjid sebagai tempat terlarang untuk kampanye. Sanksi terhadap pelanggaran  ini berupa administratif yakni peringatan. Lebih jauhnya pembubaran kegiatan kampanye.

“Menolak kampanye di masjid berarti menjaga kesucian dan kehormatan masjid. Jangan kotori masjid dengan kegiatan kampanye. Bukan berarti kampanye itu kotor, tapi memang untuk berkampanye pemerintah melalui penyelenggara sudah menyiapkannya di tempat lain,” beber Binos.

Tak berhenti disitu, Binos juga meminta para Ketua dan Pengurus Masjid ikut serta melakukan pengawasan pemilu. Sehingga makin banyak pihak yang mengawasi, akan semakin baik pula kualitas pemilukada yang sedang berjalan ini. Dengan begitu, pemimpin yang lahir dan terpilih pun adalah pemimpin terbaik.

“Mengawasi pemilu bukan semata tugas Panwaslu, tapi tugas kita semua selaku pemilik suara. Laporkan segera jika di lapangan ditemukan adanya dugaan pelanggaran pemilu. Kami pastikan Panwaslu segera meresponnya,” seru Binos.